Sabtu, 29 September 2012

Untukmu Calon Suamiku (Kelak)

Wahai engkau yang disana...
di tempat para pengabdi pemimpin syurga..
syurga pelangi ciptaan Sang Maha Cinta.
Dengarkanlah aku...


Ketahuilah...
Sesungguhnya tidaklah aku ingin menikah melainkan karena aku tidak ingin mati dalam keadaan agamaku ini hanya setengah.
Dan tidaklah aku ingin menjadi orang yang menikah melainkan karena aku meyakini janji Allah bagi orang yang menikah itu benar adanya.

Tahukah kau bahwa setiap hubungan suami istri yang halal itu adalah sedekah yang dapat mendatangkan pahala.
Tahukah kau bahwa hanya dengan merengkuh tangan istri maka bergugurlah dari jari jemari dosa-dosa.
Dan tahukah kau bahwa bila seorang istri meninggal dunia sementara suaminya dalam keadaan ridha padanya maka ia akan masuk surga.
Dan bila semasa hidupnya dia taat kepada Allah dan taat pula kepada suaminya maka ia boleh memasukinya dari pintu mana pun yg ia suka.

Duhai,calon suamiku...
Tidaklah aku ingin menjadi seorang istri melainkan karena janji Allah yg satu ini.
karena sesungguhnya aku takut mengetahui bahwa penghuni neraka itu kebanyakan wanita.
Dan hanya kepada Allah aku berharap perlindungan-Nya dan petunjuk-Nya di manapun aku berada.

Wahai calon suamiku...
telah ditakdirkan Allah bahwa akhirnya engkau memilihku,semoga inilah perlindungan & petunjuk yg Dia berikan agar aku bisa mendapatkan kebenaran janji Allah itu.
Namun aku ingin kau menyadari bahwa aku bukanlah mahluk yg sempurna seperti juga dirimu.maka mengertilah bahwa setelah kita menikah nanti akan banyak hal baru yg akan sama-sama kita ketahui.
insya allah akan ku jaga apa yg harus ku jaga darimu.dan ku harap kau pun menjaga apa yg harus kau jaga dariku.

Bila kau menemukan ketidak sukaanmu padaku karena kekuranganku maka bersabarlah calon suamiku...
karena kadang kadang pada sesuatu yg tidak kau sukai Allah menjadikan kebaikan padanya.
Temukanlah kelebihan yang kau sukai dari diriku.
Bukankah kau memiliki alasan mengapa kau ingin menikahiku ?
 
 

Rabu, 22 Agustus 2012

Hoobastank - The Reason

I'm not a perfect person
There's many things I wish I didn't do
But I continue learning
I never meant to do those things to you
And so I have to say before I go
That I just want you to know

I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
And the reason is you

I'm sorry that I hurt you
It's something I must live with everyday
And all the pain I put you through
I wish that I could take it all away
And be the one who catches all your tears
That's why I need you to hear

I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
And the reason is you

And the reason is you
And the reason is you
And the reason is you

I'm not a perfect person
I never meant to do those things to you
And so I have to say before I go
That I just want you to know

I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
And the reason is you

I've found a reason to show
A side of me you didn't know
A reason for all that I do
And the reason is you

❤ YBM ❤

Minggu, 19 Agustus 2012

Lirik Lagu NOAH Band - Separuh Aku

Dan terjadi lagi kisah lama yang terulang kembali
Kau terluka lagi dari cinta rumit yang kau jalani
Aku ingin kau merasa kamu mengerti aku mengerti kamu
Aku ingin kau sadari cintamu bukanlah dia

Dengar laraku, suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku dirimu

Ku ada di sini, pahamilah kau tak pernah sendiri
Karena aku selalu di dekatmu saat engkau terjatuh
Aku ingin kau merasa kamu mengerti aku mengerti kamu
Aku ingin kau pahami cintamu bukanlah dia

Dengar laraku, suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku dirimu

Dengar laraku, suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku, menyentuh laramu
Semua lukamu telah menjadi milikku
Karena separuh aku dirimu


 Lirik STAND UP - Purpose

I saw an angel hit the ground
Fly to nowhere above sky
Cross another cold state line
Purpose almost hard to find


Climb a mountain reach the sun

Face the storm and lightning thunder
Seem I never foun it one
Purpose really hard to find


Brigde : another time to stay

another fine the way


Reff : You believe of what you say

You believe of what you learn
If you fine these one
Many life will come into you

You believe of what you try

You believe of what you trust
If you fine these one
Many life will come into you.

REVIEW – STEP UP: REVOLUTION (2012)




Sean: ” When the mob speaks, everyone listens “
Saya bukan fans berat dance movie modern, banyak diantara mereka yang terlalu generik dengan kualitas koregrafi ala kadarnya, tetapi tidak untuk wara laba Step Up, khususnya untuk Step Up 3D. Saya suka seri satu itu ketimbang dua pendahulunya meskipun masih tetap berjalan dalam pakem yang sama dengan kebanyakan film-film dansa lainnya.  Jon M. Chu yang 2010 lalu duduk di bangku sutradara jelas sudah menaikan standartnya satu tingkat lebih tinggi dengan menghadirkan parade koreografi tarian paling muktahir plus dukungan 3D yang luar biasa, dan jika ia ingin mengakhiri franchise ini dalam sebuah trilogi, maka Step Up 3D adalah penutup yang sempurna, tetapi kenyataanya tidak, maka kemudian tahun ini hadirlah instalemen ke empatnya yang diberi embel-embel “Revolution”.
Pertanyaannya sederhana, apa yang bisa dilakukan Revolution agar dapat melebihi pendahulunya? Pertunjukan “Laser Dance” di klimaks Step Up 3D itu sungguh spektakuler dan sulit untuk ditandingi, jadi Revolution jelas punya beban berat untuk setidaknya dapat melebihi atau paling tidak menyamai kualitas seri ke 3 nya yang notabene juga menjadi seri paling laris, apalagi pemilihan kata seberat “Revolution” jelas membuat epektasi penontonnya bisa melambung tinggi, menantikan kira-kira revolusi apa yang akan dibuat Chu (kini ia hanya menjadi produser) bersama sutradara spesialis video klip musik, Scott Speer.
Masalahnya tidak ada revolusi di sini, kecuali kamu menyebut kehadiran Youtubefacebook, twitter dan tren flash mobs sebagai sebuah reovlusi. Revolution masih berada di dalam koridor yang sama dengan para predesesornya, cerita super corny, romasa picisan dan konflik yang terlalu mudah , tetapi mungkin tidak ada yang terlalu peduli dengan segala kualitas naskah atau akting para pemainnya yang menyedihkan dan membosankan itu, toh, Step Upadalah segalanya tentang tarian-tarian keren dan soundtrack-soundtrack asik. Ya, Revolution punya itu semua, pria tampan, Ryan Guzman dan gadis cantik bernama Kathryn McCormick jebolan ajang pencarian bakat So You Think You Can Dance musim ke enam, musik-musik dan banyak flash mobs dari para anggota MOB narsis dengan balutan koreografi jempolan garapan Jamal Sims, Christopher Scott, Chuck Maldonado dan Travis Wall, plus Miami yang berarti juga pantai musim panas dan juga bikini, tetapi sekali lagi tidak ada faktor “wow” di sini, kita sudah pernah melihatnya semuanya sebelumnya, tidak peduli seberapa bagus dan enerjiknya mereka menari,  Revolution tidak pernah mencapai titik didih tertinggi.


Jelas bukan salah Speer, sutradara 30 tahun ini sudah melakukan segalanya dengan cukup baik di debutnya, salahkan saja Chu dan Step Up 3D-nya yang sudah membuat batasan tinggi yang sulit untuk dapat dilampaui. Tidak ada kejutan berarti di setiap dance moments-nya, tidak ada lagi kualitas 3D yang hebat, bahkan final dance yang dinanti-nantiknya-nya pun berasa antiklimaks sampai-sampai membutuhkan bantuan The Pirates (para dancer dari Step Up 3D) di bawah komando Moose untuk dapat membuatnya meriah. Ya,  Revolution hanya sekedar menjadi seri lain dari franchise Step Up. Jelas bukan yang terbaik.

Senin, 13 Agustus 2012

Biografi Secondhand Serenade

Secondhand Serenade adalah one man on one band (solo project) dari Menlo Park, California. John Vesely, 28, menyanyi dan bermain gitar dan piano. Musiknya dicirikan oleh multitrack perekaman sehingga ia dapat menciptakan suara band sendiri. Dia menggunakan multitrack recording untuk menciptakan harmoni vokal, dan gitar akustik yang memimpin lebih dari memetik akord.

John Joseph Vesely, membentuk Secondhand Serenade di rumahnya kota Menlo Park di California, Amerika Serikat, pada tahun 2004. Vesely dibesarkan di San Francisco Bay Area di keluarga musik dan sebagai anak seorang musisi jazz profesional ayah, berkomentar bahwa "masuk ke musik adalah sesuatu yang alami" baginya. Dia menghabiskan 8 tahun bermain bass dalam band-band lokal, menampilkan di sejumlah tindakan dalam gaya mulai dari ska dan hardcore untuk rock dan pop. Salah satu band yang dimainkan dalam, Sounds Like Life , termasuk sesama Bay Area artis Ronnie Day. Setelah bertahun-tahun bermain bass, ia memilih untuk gitar akustik.

Vesely mulai menulis lagu sendiri ketika ia bertemu dengan istrinya Candice Vesely. Candice ingin dia memainkan lagu dan "serenading-nya(serenade=rayuan) dengan gitar bass. Lalu John sadar dia menemukan "panggilan sejati" ketika dia mengambil gitar. Secondhand Serenade nama samaran adalah referensi ke jalan di mana lagu-lagunya adalah 'serenades' dinyanyikan istrinya Candice, dengan siapa ia memiliki dua anak anak laki-laki. Orang-orang di seluruh dunia hanya mendapatkan untuk mendengar lagu 'secondhand(bekas). " Sementara Vesely terus memasarkan biografi kasih sayang pasangan bubar pada tahun 2008. Vesely patah hati sebagaimana dapat kita lihat di banyak lagu-lagunya. Dia dibebaskan "A Twist In My Story" sebagai referensi untuk perceraian.

First Album : Awake
1. Half Alive
2. Broken
3. Vulnerable
4. Your Call
5. Maybe
6. Its Not Over
7. I Hate This Song
8. Awake
9. Take Me With You
10. Let It Roll
11. Last Song Ever
12. End

Second Album : A Twist In My Story
1. Like a Knife
2. Fall for You
3. Maybe
4. Stranger
5. Your Call
6. Suppose
7. Twist in My Story
8. Why
9. Stay Close, Don't Go
10. Pretend
11. Goodbye

Sabtu, 03 Maret 2012

Filosofi Warna ( Versi 1)

0 Dalam dunia disain, warna selalu menjadi prioritas utama dalam menentukan konsep disain, tidak jarang banyak orang yang salah menentukan warna dalam pembuatan disain.
Dari sini saya ingin membagikan arti-arti sebuah warna :

PUTIH :

Warna putih menyimbolkan kesucian, karenanya sering digunakan pada upacara pernikahan, juga ketepatan, ketidak bersalahan, kebersihan, dan banyak digunakan di rumah-rumah sakit sebagai tanda kesetrilan.

MERAH :

Warna merah menandakan hasrat, intensitas, dan keinginan besar untuk selalu maju. Juga menyimbolkan kehangatan, cinta, nafsu, power, dan energi. Dalam budaya oriental, merah sangat disukai karena memiliki arti bahagia.

KUNING :

Warna kuning termasuk warna hangat yang membawa keceriaan bagi penggunanya. Namun warna kuning ini juga melambangkan optimisme, harapan, serta filosofi yang dalam.

HIJAU :

Warna hijau termasuk dalam kelas warna ‘dingin’ dan membawa kesegaran pada mata. Hijau melambangkan kesegaran, kesehatan, kealamian, dan pembaharuan.

SILVER :

Warna silver menyimbolkan intelektualitas dan teknologi yang tinggi. Warna ini banyak digunakan untuk menggambarkan millennium dan masa depan. Sebagai warna logam, silver mencerminkan jiwa muda pemakainya.

COKLAT :

Warna ini merupakan warna dari tanah dan bumi, melambangkan kepercayaan, kedewasaan, dan daya tahan. Warna natural ini membawa kenyamanan bagi sekelilingnya sehingga banyak digunakan untuk mendekorasi ruangan.

UNGU :

Warna ini banyak dipakai dikalangan kerajaan atau bangsawan, serta pemimpin-pemimpin romawi kuno. Dari latar belakang ini, tak heran bila ungu menandakan aura kekuatan dan kemegahan.

HITAM :

Warna hitam seringkali digunakan untuk menunjukkan kekuatan dan ketegasan seseorang. Banyak kemasan menggunakan warna hitam untuk memberi kesan elegan dan anggun.

ORANGE :

Perpaduan warna kuning dan merah ini, menyimbolkan energi, keseimbangan, dan kehangatan. Dipercaya dapat menambah nafsu makan sehingga warna ini banyak digunakan di rumah makan.

EMAS :

Warna emas yang diambil dari warna logam mulia ini menyimbolkan kemewahan dan kekayaan bagi penggunanya, juga menunjukkan kekekalan dan kesetiaan.

PINK :

Warna pink atau merah muda ini berasal dari percampuran warna merah dan putih. Warna ini banyak dipakai sebagai lambing cinta kasih dan kefeminiman.

BIRU :

Warna biru merupakan salah satu warna dasar dan melambangkan kepercayaan, keamanan, teknologi, kebersihan, serta keteraturan. Warna biru termasuk warna dingin dan membawa ketenangan bagi yang melihatnya.

Senin, 14 November 2011

Sejarah Musik Rock Dan Perkembangannya


Sejarah musik rock dan perkembangannya
Rock and roll mulai muncul sebagai gaya baru dalam bermusik di Amerika pada akhir tahun 1940-an sebagai percabangan musik country dan western produk budaya orang Amerika berkulit putih, dan musik rhythm and blues (R&B) yang merupakan produk budaya orang Afrika-Amerika. Unsur-unsur rock and roll sebenarnya sudah bisa didengar pada lagu-lagu country tahun 1930-an dan lagu-lagu blues dari tahun 1920-an. Walaupun demikian, genre musik yang baru ini tidak disebut "rock and roll" hingga di tahun 1950-an. Bentuk awal rock and roll adalah rockabilly yang memadukan unsur-unsur R&B, blues, jazz, dan dipengaruhi musik folk Appalachia serta musik gospel. Bila ditelusur lebih jauh lagi, cikal bakal musik rock and roll bisa ditemukan di daerah slum Five Points, kota New York pada pertengahan abad ke-19. Di daerah tersebut untuk pertama kalinya terjadi percampuran antara tari Afrika yang ritmis dengan musik Eropa, khususnya musik untuk tari rakyat jig asal Irlandia yang sangat melodius.
          Pada dekade 1920-an dan 1930-an, orang kulit putih di Amerika banyak menyenangi pemusik berkulit putih yang memainkan musik jazz and blues milik orang Afrika-Amerika. Musik yang sama namun bila dimainkan pemusik berkulit hitam justru sering tidak mendapat sambutan. Pemusik R&B berkulit hitam yang digemari orang berkulit putih cuma sedikit, di antaranya yang menonjol adalah Louis Jordan, Mills Brothers, dan The Ink Spots. Semasa lagu-lagu baru belum banyak diciptakan, lagu hit di awal era rock and roll banyak merupakan rekaman ulang dari lagu R&B atau blues yang sudah dikenal sebelumnya. Genre musik blues nantinya terus memberi inspirasi bagi para pemusik rock. Pemusik blues bergaya Delta blues seperti Robert Johnson dan Skip James menjadi inspirasi bagi pemusik rock Inggris The Yardbirds, Cream, dan Led Zeppelin.
Di tahun 1951, Alan Freed, seorang DJ di Cleveland, Ohio mulai memutar jenis musik yang diperkirakannya bisa disukai pendengar dari berbagai kalangan dan ras. Alan Freed disebut-sebut sebagai orang yang pertama kali menggunakan istilah "rock and roll" untuk musik R&B yang gembira dan energetik. Sewaktu bekerja sebagai DJ di stasiun radio WJW di Cleveland, Alan Freed mengadakan konser rock and roll yang pertama. Konser dilangsungkan 21 Maret 1952 dan diberi nama "The Moondog Coronation Ball". Acara dihadiri penonton yang sebagian besar orang Afrika-Amerika, tapi harus diakhiri sewaktu baru saja mulai karena penonton yang luar biasa padat. Setelah konser yang pertama sukses, Alan Freed terus mengadakan berbagai pertunjukan rock and roll yang banyak ditonton orang berkulit hitam dan berkulit putih. Pertunjukan seperti ini membantu penyebaran gaya musik Afrika-Amerika di berbagai kalangan.
Pengamat musik sering berdebat mengenai pemusik yang berhak dicatat sebagai pembuat rekaman rock and roll yang pertama. Sister Rosetta Tharpe sudah merekam musik yang penuh dengan teriakan dan hentakan di tahun 1930-an dan 1940-an. Gaya bermusiknya mirip dengan ciri khas rock and roll di pertengahan tahun 1950-an. Sister Rosetta sudah menduduki tangga lagu pop di tahun 1938 dengan lagu-lagu berirama gospel seperti "This Train" dan "Rock Me", serta dilanjutkan di tahun 1940-an dengan "Strange Things Happenin Every Day", "Up Above My Head", dan "Down By The Riverside".
Pemusik lain yang menyanyikan lagu gospel/blues dengan iringan piano boogie adalah Big Joe Turner dengan "Roll 'em Pete". Lagu ini direkamnya di tahun 1939, tapi hampir-hampir tidak bisa dibedakan dengan gaya rock and roll tahun 1950-an. Artis yang merilis rekaman mirip rock and roll pada dekade 1940-an dan awal tahun 1950-an, di antaranya: Roy Brown ("Good Rocking Tonight", tahun 1947), Paul Bascomb ("Rock and Roll", 1947), Fats Domino ("The Fat Man," 1949), Big Joe Turner ("Honey, Hush", 1953, dan "Shake, Rattle and Roll", 1954), serta Les Paul and Mary Ford ("How High the Moon," 1951).
Artikel majalah Rolling Stone terbitan tahun 2004 menyatakan singel pertama Elvis Presley produksi Sun Records yang berjudul "That's All Right (Mama)" adalah rekaman rock and roll yang pertama.[1]. Sementara itu, lagu hit "Bo Diddley" dan "I'm A Man" oleh Bo Diddley dikatakan sebagai perintis beat baru yang menghentak, serta memperkenalkan cara bermain gitar yang unik dan menjadi inspirasi bagi pemusik lain.
Lagu "Rock Around the Clock" oleh Bill Haley adalah lagu rock and roll pertama yang menduduki puncak tangga lagu majalah Billboard untuk angka penjualan dan jumlah pemutaran lagu (airplay) di radio. Bill Haley membuka pintu bagi gelombang baru kebudayaan pop yang disebut rock and roll. Pemusik-pemusik lain yang menciptakan lagu hit di periode awal rock and roll adalah Chuck Berry, Little Richard, dan kelompok vokal bergaya doo-wop. Sementara itu, di dunia musik pop berjaya para penyanyi yang sudah menjadi bintang sejak dekade sebelumnya, misalnya Eddie Fisher, Perry Como, dan Patti Page. Di periode awal rock and roll, mereka mulai menemui kesulitan menempatkan lagu-lagu pop di tangga lagu akibat terhalang lagu rock and roll.
Musik rock and roll dan boogie woogie keduanya menggunakan satu bar (birama) delapan ketuk dan sama-sama memainkan progresi kord blues 12-bar. Walaupun demikian, rock and roll lebih menekankan pada backbeat dibandingkan boogie woogie. Little Richard memadukan piano boogie-woogie dengan backbeat yang berat dan menyanyikannya dengan suara berteriak akibat terpengaruh gaya menyanyi musik gospel. Pemusik seperti Ray Charles dan Smokey Robinson memuji gaya bernyanyi Little Richard yang dikatakannya membawa warna baru dalam musik. James Brown memuji Little Richard sebagai pemusik yang pertama kali memasukkan unsur musik funk ke dalam beat rock and roll. Elvis Presley turut menyebut Little Richard sebagai sumber inspirasi. Walaupun demikian, perpaduan unsur-unsur musik seperti yang dilakukan Little Richard bukan hal yang baru. Sebelum Little Richard, sudah banyak sekali pemusik yang melakukan hal yang sama, misalnya Esquerita, Cecil Gant, Amos Milburn, Piano Red, dan Harry Gibson. Gaya liar Little Richard dalam berteriak dan menyerukan "wuuu wuuu," sebenarnya sudah digunakan Marion Williams dan banyak lagi penyanyi gospel wanita di tahun 1940-an. Roy Brown juga sudah meneriakan "yoooooww" jauh sebelum Richard melakukannya dalam lagu "Ain't No Rockin no More".
Musik rock di Indonesia mulai menjejak pada tahun 1970-an. Dan kemunculannya pun tidak bisa dilepaskan dari para pionir mulai dari Giant Step, God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy, Super Kid, Terncem, AKA/SAS, Bentoel, hingga Rawe Rontek. 

Tapi sebelum tahun 1970-an, sebenarnya sudah ada sebuah band bernama The Rollies, yakni grup band beraliran jazz rock yang dibentuk di Bandung dan menjadi kebanggaan Kota Kembang pada tahun 1967, bahkan sempat populer hingga awal 1980-an. Para personelnya terdiri dari Bangun Sugito (vokal), Uce F. Tekol (bas), Jimmy Manoppo (drum), Benny Likumahuwa (trombon), Delly Joko Arifin (keyboards/vokal), Bonny Nurdaya (gitar), dan Teungku Zulian Iskandar (saksofon). 

The Rollies adalah kelompok rock tertua Indonesia dan termasuk grup yang paling sering mengalami bongkar pasang pemain. Dalam perjalanannya, grup yang telah merintis ke dunia rekaman pada tahun 1967 ini sempat menjadi grup papan atas yang disegani penonton Bandung, Jakarta, Medan, dan Malang. Banyak yang menganggap The Rollies sebagai peletak dasar band rock Indonesia yang telah memberikan kontribusi bagi musik Indonesia masa kini. 

Senin, 31 Oktober 2011

7 Kecelakaan Paling Tragis Di Arena Balap

Berikut adalah 7 kecelakaan paling tragis yang pernah terjadi di arena balap:

1. Marco Simoncelli - MotoGP



Marco Simoncelli lahir di Cattolica, Rimini, Italia, 20 Januari 1987. Dia adalah salah satu pembalap MotoGP yang berasal dari Italia, dan cukup terkenal dengan karakter balapnya yang cukup garang.

Pada tahun 2002 ia memulai karirnya di ajang MotoGP. Selama tiga tahun ia kemudian berlaga di kelas 125cc, namun ia hanya mampu meraih hasil terbaik di posisi kelima pada tahun 2005. Naik ke kelas 250cc ia menjadi satu-satunya pembalap tim Gilera yang mampu menunjukkan hasil terbaik di ajang ini. Yaitu menjadi juara dunia di tahun 2008.

Simoncelli meninggal dunia di Sirkuit Internasional Sepang pada tanggal 23 Oktober 2011 karena kecelakaan yang dialaminya saat GP Malaysia 2011. Simoncelli terlibat kecelakaan bersama Colin Edwards dan Valentino Rossi saat berada di posisi keempat pada putaran kedua. Simoncelli terjatuh ketika sedang berbelok di tikungan ke-11 Sirkuit Sepang dan tertabrak oleh motor Edwards. Edwards juga terjatuh namun hanya mengalami patah tulang bahu, sementara Simoncelli berbaring diam di lintasan sesaat setelah kecelakaan dengan helmnya terlepas dalam insiden itu. Sementara itu, Rossi hanya sedikit kehilangan keseimbangan dan dapat melaju pelan ke pit-stop. Setelah insiden tersebut, perlombaan dihentikan dan Simoncelli langsung dibawa ke pusat medis Sirkuit Sepang. Pada pukul 16.56 waktu setempat, Simoncelli dinyatakan meninggal dunia karena luka serius yang dideritanya.


2. Pierre Levegh dan 83 Penonton - Le Mans Race



Pierre Levegh, seorang sopir pabrik untuk Mercedes-Benz, membayangi pemimpin perlombaan setelah dua jam melaju pada 24 Hours of Le Mans race 1955 di Le Mans. Sebuah mobil lebih lambat memblokir jalan dan, mobil yang memimpin lomba mampu menghindarinya, tapi itu membuat Levegh tidak ada waktu untuk bereaksi.

Dia bertabrakan dengan mobil lebih lambat, yang membuat jalur dibelakangnya seperti mengamuk, dan membuatnya terpental ke udara pada kecepatan hampir 150 mil per jam. Ia melejit ke udara dan menghantam gundukan tanah di sebelah kiri penonton.

Bagian mobil- termasuk gandar depan dan kap - terbang ke kerumunan. Tangki bahan bakar pecah dan mobil, dengan komponen yang banyak terbuat dari magnesium, meledak menjadi api, mengirimkan bara ke jalur lintasan dan juga ke banyak penonton.

Pada hari itu, 83 penonton tewas dan 120 lainnya luka-luka. Tragedi Le Mans 1955 telah digambarkan sebagai peristiwa tunggal yang hampir mematikan olahraga balap mobil itu sendiri. Mercedes-Benz menarik diri dari olahraga motor kompetitif sampai pertengahan 1980-an.

Pemerintah Jerman, Perancis, Swiss, Spanyol dan negara-negara lain langsung melarang balap mobil, sampai lintasan balap mempunyai standar keamanan yang lebih tinggi (Swiss masih memiliki larangan segala bentuk motorsport waktunya, sampai 2010).

Langkah-langkah keselamatan yang biasa kita jumpai pada mobil saat ini, seperti sabuk pengaman, dilakukan setelah Tragedi 1955, dan melacak berubah untuk menjelaskan peningkatan kecepatan dari 60 mil per jam ketika pertama kali dibuka sampai 190 mil per jam, di tahun 1955.

3. Ayrton Senna - Formula One



Sebuah jajak pendapat tahun 2009 dari 271 pembalap Formula One, anggota kru dan karyawan menunjuk Ayrton Senna sebagai pembalap F1 terbesar dalam sejarah.

Seorang Pembalap yang 3 kali menjuarai seri kejuaraan, Senna memenangkan Grand Prix Monaco enam kali dan memegang rekor pole position dari tahun 1989 hingga 2006. Senna itu dikenal sebagai pesaing yang tangguh, dan terutama dikenal karena perseteruan dengan Alain Prost, pesaingnya dalam berduel untuk kejuaraan di musim 1988-1992. Kejuaraan F1 1994, Senna mulai perlombaan; meskipun menang dalam dua balapan, ia gagal untuk menyelesaikan balapan lain dan 20 poin tertinggal.

Dia memimpin di GP San Marino di Imola, di mana banyak pembalap berada di tepi setelah kematian pembalap pendatang baru Roland Ratzenberger, ketika mobilnya meninggalkan lintasan dan menabrak dinding penahan pada kecepatan 220 km/ jam. Tempat / kerangka roda penyok kebelakang menembus helm, menyebabkan pecah tulang tengkoraknya.

Di mobilnya, pekerja keamanan menemukan bendera Austria yang masih digulung, yang akan dikibarkan Senna untuk menghormati kematian Ratzenberger.

4. Dale Earnhardt - NASCAR



"The Intimidator" adalah salah satu tokoh yang paling kontroversial dalam sejarah NASCAR. Fans yang mencintainya mencintai bahwa ia akan melakukan apa saja untuk memenangkan perlombaan, dan pengkritik mencemoohnya karena alasan yang sama.

Earnhardt tak diragukan lagi sebagai salah satu pembalap NASCAR paling sukses yang pernah ada, menang 76 balapan dan tujuh kejuaraan selama era yang paling kompetitif dan sulit.

Pada tahun 2000, pada usia 49, Dale Earnhardt mengatakan ia harus pensiun dengan saaat dia menempati posisi kedua, membuatnya menjadi favorit pada kejuaraan Piala Winston 2001. Tim yang dimiliki, Dale Earnhardt Inc, juga menghadirkan mobil ketiga, dengan Steve Park dan Dale Earnhardt, Jr yang bergabung dengan pengemudi lama dan teman Michael Waltrip. Waltrip dan Earnhardt Junior memimpin Daytona 500 pada putaran akhir, dengan Earnhardt Sr di ketiga.

Ketika mobil mengitari sudut ketiga, mobil Earnhardt's disenggol bagian belakangnya dan sehingga oleng, sebelum tiba-tiba berbalik di atas trek lintasan dan membantingnya ke dinding pada kecepatan 257 km/jam.

Sesama sopir Kenny Schrader, yang telah menyenggol mobil Earnhardt saat ia menabrak dinding, segera keluar dari mobil untuk memeriksanya dan segera memberikan isyarat untuk mencari bantuan. Earnhardt dinyatakan meninggal hari itu, dan dinyatakan meninggal karena benturan dengan dinding dinding.


Kini NASCAR telah membuat banyak perubahan demi Keselamatan pembalap karena tragedi itu. Kenangan Earnhardt masih sangat diingat,ia adalah salah satu bintang paling berkilau dalam NASCAR.

5. Gilles Villeneuve - Formula One



Gilles Villeneuve adalah kebanggaan olahraga motor Kanada. Karirnya dimulai di Quebec, di mana ia mulai balap mobil salju sebelum pindah ke Formula Atlantik.

Ia memenangkan Kejuaraan Formula Atlantik tahun 1976 di Amerika Serikat dan Kanada, dan kemudian ditawari bergabung dengan McLaren pada tahun 1977. Ia melaju pada tahun 1978 untuk Ferrari, dan selama karir singkat ia memenangkan enam balapan dan menemapti urutan kedua dalam seri kejuaraan.

Pada tahun 1982, Villenueve melalaju dalam kualifikasi untuk Grand Prix Belgia di Zolder ketika ia menabrak mobil lain yang lebih lambat, membuatnya terpental ke udara pada kecepatan diperkirakan antara 193 dan 225 km/jam. Mobil itu terbanting ke dalam trek sementara Villenueve setelah terpental keudara ditangkap pagar pembatas.

Ile Notre-Dame Montreal, sebuah sirkuit balap di Kanada, berubah nama menjadi Sirkuit Gilles Villenueve setelah kecelakaan itu, dan, bahkan hari ini, Giles tetap menjadi salah satu pembalap mobil yang paling populer dan mengagumkan dalam sejarah.

6. Scott Kalitta - NHRA



Scott Kalitta adalah Juara dua kali Fuel drag racing, dan pembalap pertama yang memenangkan 2 kategori yaitu Top Fuel dan Funny Car divisions. Dia adalah salah satu pembalap paling sukses dalam sejarah balap drag Amerika.

Selama acara di Oldbridge Township Raceway Park di Englishtown, New Jersey, Scott dalam perlombaan kualifikasi ketika menjelang akhir balapan mesin meledak menjadi api yang berkobar-kobar.

Parasut gagal untuk dibuka dan mobil berbelok melalui jebakan pasir sebelum menabrak dinding beton dengan kecepatan 483 km/jam. Dalam reaksi terhadap kematian Scott Kalitta's, NHRA menyingkat jarak perlombaan sampai 1000 kaki dan memperpanjang jarak jalur perlombaan dengan lokasi penonton dengan pasir yang juga diperdalam pada akhir trek.

7. Shoya Tomizawa - MotoGP



Pembalap berusia 19 tahun asal Jepang Shoya Tomizawa tewas dalam kecelakaan di arena balap Moto2 di Sirkuit Misano. Pebalap muda Jepang meninggal akibat cedera parah saat balapan.

Tomizawa sedang berada di posisi empat ketika terjadi kecelakaan, di belakangnya ada Alex de Angelis dan Scott Redding. Nasib sial menghampiri Tomizawa, karena dua pebalap di belakangnya tersebut menggilasnya dengan kecepatan tinggi. Tomizawa tergilas karena sebelumnya selip dan terjatuh.

Tomizawa langsung dilarikan ke rumah sakit di Riccione untuk mendapatkan perawatan. Tetapi takdir berkata lain, karena nyawa sang pebalap tak bisa diselamatkan. Pada pukul 14.20 waktu setempat, pihak rumah sakit memberikan pernyataan resmi bahwa Tomizawa meninggal dunia.

Senin, 24 Oktober 2011

LATIHAN 3.7 & 3.8


LATIHAN 3.7
§  Jelaskan secara singkat dan jelas langkah-langkah meneruskan e-mail kepada orang lain!
Jawaban:
a.    Buka e-mail yang akan diteruskan, lalu tekan tombol Teruskan (Forward)
b.    E-mail yang akan diteruskan akan otomatis disertakan pada bagian lampiran (attachment). Pada bagian bawah isi surat akan muncul peringatan “Perhatian: pesan yang diteruskan sudah dilampirkan “. Anda boleh menghapus peringatan tersebut dan mengetik pesan tambahan pada bagian isi surat. Jangan lupa mengetik alamat e-mail yang dituju pada bagian Kepada (To).
c.    Klik tombol Kirim (Send) untuk mengirim e-mail. Jika email tersebut berhasil dikirim ke alamat e-mail yang dituju , maka akan muncul keterangan “Pesan Telah Dikirim (Send).
d.    Selanjutnya, jika anda ingin kembali ke tampilan sebelumnya maka gunakan tombol Back pada web brower, sedangkan jika anda ingin keluar dari Yahoo! Mail maka klik Keluar.

Latihan 3.8
1.    Apa manfaat menghapus e-mail?
Jawab:
 Agar kapasitas penyimpanan data pada akun e-mail tidak berkurang.
2.    Jelaskan secara singkat langkah-langkah menghapus e-mail!
Jawab:
a.     Sebelum  anda menghapus e-mail, anda harus mambuka e-mail terlebih dahulu sehingga terlihat dafter e-mail yang sudah masuk.
b.    Tandai e-mail yang akan dihapus dengan mengeklik kotak ceklis di samping keterangan pengirim (sender) sehingga muncul tanda ceklis. Untuk menanadai semua e-mail pada halaman tersebut, klik kotak ceklis di sebelah kata Pengirim (Sender).
c.    Klik kotak Hapus (Delete). Dengan demikian, e-mail tersebut akan terhapus (masuk ke folder Sampah).
3.    Coba jelaskan yang anda ketahui tentang fungsi tombol Hapus pada Yahoo mail!
Jawaban:
Untuk menghapus e-mail dan memindahkan e-mail yang terhapus ke folder Sampah.

Minggu, 23 Oktober 2011

Walter Elias Disney (Walt Disney)

Walter Elias Disney atau lebih dikenal sebagai Walt Disney (lahir di Chicago, Illinois, 5 Desember 1901 – meninggal di Burbank, California, 15 Desember 1966 pada umur 65 tahun) adalah produser film, sutradara, animator, dan pengisi suara berkebangsaan Amerika Serikat. Ia terkenal akan pengaruhnya terhadap dunia hiburan pada abad ke-20. Sebagai ko-pendiri Walt Disney Productions (bersama Roy O. Disney), Disney menjadi salah satu produser film paling terkenal di dunia. seorang penerbit filem tersohor di dunia. Perusahaan yang didirikannya, kini dikenal sebagai The Walt Disney Company, kini memiliki pendapatan tahunan sekitar $ 35 miliar.
Disney terkenal sebagai produser film dan showman, dan juga inovator dalam bidang animasi dan desain taman bermain. Ia dan anak buahnya menciptakan berbagai karakter terkenal dunia, seperti Miki Tikus yang disuarakan oleh Disney sendiri. Ia telah memenangkan 26 Academy Awards dari 59 nominasi. Selain itu, Disney juga meraih 7 Emmy Awards.

Walt E. Disney
Lahir
5 Desember 1901
Chicago, Illinois,
Amerika Serikat
Meninggal 15 Desember 1966 (umur 65)
Burbank, California,
Amerika Serikat
Pekerjaan Produser film, ko-pendiri The Walt Disney Company, dahulu dikenal sebagai Walt Disney Productions
Tahun aktif 1920–1966
Pasangan Lillian Bounds
Tanda tangan

1901–1937: Permulaan

Masa kecil

Walter Elias Disney lahir pada tanggal 5 Desember 1901 di 2156 N. Tripp Ave,Hermosa, Chicago, Illinois, dari pasangan Elias Disney dan Flora Call. Nenek moyang Walt Disney beremigrasi dari Gowran, Irlandia. Arundel Elias Disney, kakek buyut Disney, lahir di Kilkenny, Irlandia, pada tahun 1801, dan merupakan keturunan dari Robert d'Isigny, orang Perancis yang berkelana ke Inggris bersama William sang Penakluk tahun 1066. Nama d'Isigny di Anglikanisasi menjadi Disney.
Ayahnya, Elias Disney, pindah dari County Huron, Ontario, ke Amerika Serikat tahun 1878, untuk mencari emas di California, namun akhirnya bertani dengan orang tuanya di dekat Ellis, Kansas hingga tahun 1884. Elias bekerja untuk Union Pacific Railroad dan menikah dengan Flora Call pada 1 Januari 1888 di Acron, Florida. Keluarga mereka lalu pindah ke Chicago, Illinois, tahun 1890,empat saudaranya Robert tinggal.Pada tahun 1906, ketika Walt masih berusia empat tahun, Elias dan keluarganya pindah ke peternakan di Marceline, Missouri, tempat saudaranya Roy baru membeli tanah. Di Marceline, Disney mengembangkan minatnya terhadap seni lukis. Salah satu tetangganya, dokter bernama "Doc" Sherwood yang sudah pensiun, membayarnya untuk menggambar kuda milik Sherwood, Rupert. Disney juga mengembangkan minatnya terhadap kereta api di Marceline.
Keluarga Disney tetap tinggal di Marceline selama empat tahun sebelum pindah ke Kansas City tahun 1911. Di sana, Walt dan adiknya Ruth masuk ke Benton Grammar School, tempat ia bertemu Walter Pfeiffer. Pfeiffer memperkenalkan dunia vaudeville dan film kepada Walt. Selanjutnya, Walt menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga Pfeiffer daripada di rumahnya sendiri. Ia mengikuti kursus hari Sabtu di Kansas City Art Institute  Selama tinggal di Kansas City, Walt dan Ruth Disney juga sering mengunjungi Electric Park.

Masa remaja


Disney sebagai sopir ambulans Perang Dunia I.
Pada tahun 1917, Elias membeli saham di pabrik jelly O-Zell di Chicago, lalu memindahkan keluarganya kembali ke kota itu. Pada tahun yang sama, Disney mula belajar di McKinley High School dan mula menghadiri kursus malam di Chicago Art Institute. Disney menjadi seorang kartunis untuk koran sekolahnya. Karya-karya kartunnya berbau patriotik, berfokus pada Perang Dunia I. Disney dikeluarkan dari sekolah pada usia 16 tahun, lalu mencoba bergabung dengan Angkatan Bersenjata AS, tetapi ditolak kerana belum cukup umur.
Setelah ditolak, Walt bersama salah seorang temannya bergabung dengan Palang Merah. Setelah bergabung dengan Palang Merah, Walt dikirim ke Perancis selama setahun sebagai sopir ambulans
Pada tahun 1919, Walt yang hendak mencari pekerjaan di luar pabrik jelly O-Zell di Chicago, pindah kembali ke Kansas City untuk memulakan karier seninya. Setelah mempertimbangkan untuk menjadi aktor atau artis koran, ia memutuskan untuk bekerja di koran, melukis karikatur politik atau strip komik. Sayangnya, tidak ada satupun yang ingin mempekerjakannya sebagai pelukis maupun sopir ambulans. Saudaranya, Roy, yang bekerja di sebuah bank di Kansas City, membuat Walt mendapat pekerjaan sementara di Pesmen-Rubin Art Studio dari rekan kerja Roy. Di Pesmen-Rubin, Disney membuat iklan untuk surat kabar, majalah, dan bioskop. Di sinilah ia bertemu dengan kartunis Ubbe Iwerks. Setelah berakhirnya kerja sementara di Pesmen-Rubin, mereka berdua tidak memiliki pekerjaan, lalu memutuskan untuk mendirikan perusahaannya sendiri.
Pada Januari 1920, Disney dan Iwerks mendirikan perusahaan yang bernama "Iwerks-Disney Commercial Artists". Sayangnya, perusahaan itu tidak berusia lama, dan Disney pergi sementara untuk memperoleh uang di Kansas City Film Ad Company, yang selanjutnya diikuti oleh Iwerks yang tidak mampu menjalankan bisnisnya sendiri. Ketika bekerja di Kansas City Film Ad Company, tempat ia membuat iklan berdasarkan cutout animation, Disney mengembangkan minatnya dalam bidang animasi, lantas ingin menjadi animator. Ia diperbolehkan oleh pemilik Ad Company, A.V. Cauger, untuk meminjam kamera dari tempat kerjanya untuk uji coba di rumah. Setelah membaca buku Edwin G. Lutz yang berjudul Animated Cartoons: How They Are Made, Their Origin and Development, ia melihat animasi lebih menjanjikan bagi masa depannya dibanding cutout animation yang dikerjakannya untuk Cauger. Akhirnya, Walt hendak membuka bisnis animasi sendiri,lalu merekrut seorang rekan kerja dari Kansas City Film Ad Company, Fred Harman, sebagai pekerja pertamanya. Walt dan Harman kemudiannya berhasil membuat persetujuan dengan pemilik bioskop setempat Frank L. Newman, tokoh yang dikenal sebagai "showman" paling terkenal di kawasan Kansas City pada saat itu, untuk menyiarkan kartun yang berjudul "Laugh-O-Grams" di bioskop tersebut.

Laugh O'Gram Studio

Dengan tajuk "Newman Laugh-O Grams," kartun Disney menjadi populer di Kansas City.Dari keberhasilan mereka, Disney mampu membeli studio sendiri dan merekrut banyak animator, termasuk adik Fred Harman Hugh Harman, Rudolf Ising, dan sahabat Disney Ub Iwerks. Sayangnya, karena gaji karyawan yang tinggi, Walt tidak mampu mengurus keuangan dengan baik.Akibatnya, studionya dililit hutang dan bangkrut. Disney lalu mendirikan studio di Hollywood, California.

Hollywood

Disney dan saudaranya mengumpulkan uang untuk mendirikan studio kartun di Hollywood. Ia memerlukan distributor untuk kartun barunya Alice Comedies yang mulai dibuatnya di Kansas City. Disney mengirim cetakan yang belum selesai ke distributor New York Margaret Winkler. Winkler membalas Disney bahwa ia berminat untuk mengedarkan film tersebut.

Alice Comedies

Virginia Davis (bintang live-action Alice’s Wonderland) dan keluarganya pindah dari Kansas City ke Hollywood atas permintaan Disney, begitu pula Iwerks dan keluarganya. Ini merupakan awal dari Disney Brothers' Studio yang terletak di Hyperion Avenue di distrik Silver Lake, tempat studio tetap berdiri hingga tahun 1939. Pada tahun 1925, Disney mempekerjakan seorang perempuan muda yang bernama Lillian Bounds untuk melukis seluloid animasi. Pada tahun yang sama, mereka berdua menikah.
Serial terbaru Alice Comedies yang dibintangi oleh Dawn O'Day, Margie Gay dan Lois Hardwick sukses. Pada saat serial akan berakhir tahun 1927, tumpuan lebih banyak dilakukan pada karakter animasi, terutama kucing bernama Julius yang mirip dengan Felix the Cat.

Oswald the Lucky Rabbit

Pada tahun 1927, Charles B. Mintz menikahi Margaret Winkler, lalu memesan serial animasi baru untuk didistribusikan melalui Universal Pictures. Seri Oswald the Lucky Rabbit juga sukses, dan karakter utamanya Oswald - yang digambar oleh Iwerks - menjadi tokoh yang populer. Disney Studio meluas, dan Walt mempekerjakan kembali Harman, Rudolph Ising, Carman Maxwell, dan Friz Freleng dari Kansas City.
Pada Februari 1928, Disney pergi ke New York untuk merundingkan kenaikan bayaran dari Mintz. Disney terkejut ketika Mintz menyatakan bahwa ia tidak hanya akan menurunkan bayaran yang ia berikan pada Disney, tetapi juga memegang animator utamanya, seperti Harman, Ising, Maxwell, dan Freleng (kecuali Iwerks yang menolak meninggalkan Disney) di bawah kontraknya dan akan membuka studionya sendiri jika Disney tidak menerima pengurangan biaya. Universal Studios, bukan Disney, memiliki trademark Oswald, dan dapat membuat film tanpa Disney. Disney menolak tawaran Mintz dan kehilangan banyak karyawannya.
Setelah ditinggalkan oleh karyawannya, Disney sekali lagi bekerja sendiri. Perlu waktu 78 tahun bagi perusahaan Disney untuk mendapatkan kembali hak karakter Oswald.

Miki Tikus

Setelah kehilangan hak milik Oswald, Disney merasakan perlunya mengembangkan karakter baru untuk menggantikannya. Ia mendapat ilham dari seekor tikus yang pernah dipeliharanya ketika bekerja di Kansas City Studio. Ub Iwerks mengerjakan ulang sketsa yang dibuat Disney agar lebih mudah dianimasi. Namun, suara dan karakter Miki dibuat oleh Disney. Menurut seorang karyawan Disney, "Ub melukis wajah Miki, tetapi Walt memberikan jiwanya." Pada awalnya, tikus itu diberi nama "Mortimer", kemudian diganti menjadi "Miki Tikus" oleh Lillian Disney yang merasa nama Mortimer tidak sesuai.
Film animasi pendek pertama yang menampilkan Miki merupakan film bisu yang berjudul Plane Crazy. Setelah gagal mendapatkan distributor untuk Plane Crazy atau The Gallopin' Gaucho, Disney akhirnya membuat kartun dengan suara yang berjudul Steamboat Willie. Disney lalu mulai merilis kartun melalui perusahaan seorang wiraswasta yang bernama Pat Powers. Akhirnya Steamboat Willie sukses,[37] dan Plane Crazy, The Galloping Gaucho, dan semua kartun Miki selanjutnya dirilis dengan soundtrack. Disney sendiri mengisi menyediakan efek vokal untuk kartun-kartun awalnya dan mengisi suara Miki Tikus hingga tahun 1946. Setelah dirilisnya Steamboat Willie, Walt Disney terus berhasil menggunakan suara pada kartun-kartun selanjutnya. Miki lalu mengalahkan Felix the Cat sebagai tokoh kartun paling populer di dunia. Pada tahun 1930, Felix, walaupun bersuara juga, pudar dari latar kerana film kartun bersuaranya gagal menarik perhatian. Popularitas Miki lalu meningkat tajam pada awal tahun 1930-an.

Silly Symphonies

Mengikut jejak serial Miki Tikus, serial kartun musikal yang berjudul Silly Symphonies dirilis tahun 1929. Judul pertama dalam serial ini adalah The Skeleton Dance, yang dilukis dan dianimasi sepenuhnya oleh Iwerks, yang juga melukis banyak kartun Disney pada tahun 1928 dan 1929. Walaupun kedua seri disambut baik, studio Disney berasa bahwa pembagian keuntungan dengan Pat Powers tidak adil.Pada tahun 1930, Disney menandatangani persetujuan distribusi baru dengan Columbia Pictures.
Iwerks terpikat oleh Powers agar membuka studio sendiri dengan kontrak eksklusif. Iwerks mengeluarkan seri Flip the Frog dengan kartun berwarna-nya "Fiddlesticks". Iwerks juga membuat dua seri kartun lain, yaitu Willie Whopper dan Comicolor. Pada tahun 1936, Iwerks menutup studionya untuk bekerja dalam berbagai proyek yang berhubungan dengan teknologi animasi. Iwerks kembali ke Disney pada tahun 1940, lalu merintis beberapa proses film dan teknologi animasi khusus.
Pada tahun 1932, Miki Mouse menjadi watak yang populer, tetapi Silly Symphonies tidak sesukses Miki. Pada tahun yang sama, Disney bersaing dengan kartun Max Fleischer, Betty Boop, yang semakin populer di kalangan penonton.Fleischer dianggap sebagai pesaing utama Disney pada 1930-an, Sementara itu, Columbia Pictures berhenti mengedarkan kartun Disney dan digantikan oleh United Artists.
Pada akhir tahun 1932, Herbert Kalmus yang baru saja menyelesaikan kamera three-strip technicolor, mendekati Walt dan meyakinkannya untuk membuat kembali film Flowers and Trees yang awalnya hitam putih menjadi three-strip Technicolor. Flowers and Trees sukses dan memenangkan Academy Award for Best Short Subject: Cartoons tahun 1932. Setelah dirilisnya Flowers and Trees, semua kartun Silly Symphonies selanjutnya menjadi berwarna. Disney juga berhasil menegosiasikan persetujuan dua tahun dengan Technicolor, memberikannya hak untuk menggunakan three-strip Technicolor. Melalui Silly Symphonies, Disney juga membuat kartunnya yang paling sukses, The Three Little Pigs, pada tahun 1933. Kartun ini ditayangkan di bioskop selama berbulan-bulan, dan juga menampilkan lagu hit yang menjadi lagu bagi Depresi Besar, yaitu "Who's Afraid of the Big Bad Wolf".

1937–1941: Zaman Keemasan Animasi

"Disney's Folly": Snow White and the Seven Dwarfs


Walt Disney memperkenalkan karakter Tujuh Kurcaci dalam trailer teatrikal Snow White (1937).
Setelah pembuatan dua seri kartun, Disney segera mulai merencanakan film fitur pada 1934. Ketika industri film mengetahui rencana Disney untuk mengadaptasi cerita Putih Salju menjadi film fitur animasi, mereka mentertawakan rencana Disney sebagai "Disney's Folly" (Kebodohan Disney) dan yakin bahwa proyek ini akan menghancurkan Disney. Lillian dan Roy juga membujuk Disney agar melupakan hasrat itu, namun Disney tetap ingin melanjutkan usahanya. Ia mempekerjakan profesor Don Graham dari Chouinard Art Institute untuk memulai latihan untuk pekerja studio, berlandaskan Silly Symphonies sebagai platform untuk menguji animasi manusia realistik, animasi watak tersendiri, special effect, dan penggunaan proses-proses dan peralatan khusus seperti kamera multiplane.
Segala usaha pengembangan dan latihan ini digunakan untuk mengangkat mutu studio agar mampu memberikan mutu yang dikehendaki oleh Disney. Film yang berjudul Snow White and the Seven Dwarfs diproduksi dari tahun 1934 hingga pertengahan tahun 1937, ketika studionya kehabisan dana. Untuk mendapatkan pembiayaan untuk menyiapkan film Snow White, Disney terpaksa meminjam di Bank of America, lalu berhasil mendapatkan uang yang diperlukannya. Setelah disiapkan, film tersebut ditayangkan di Carthay Circle Theater pada 21 Desember 1937; pada akhir film, para penonton berdiri sambil memberikan tepuk tangan kepada Snow White and the Seven Dwarfs. Snow White, film animasi buatan Amerika Serikat dan Technicolor yang pertama, dirilis pada Februari 1938 setelah tercapainya persetujuan pengedaran baru dengan RKO Radio Pictures. Film ini menjadi film yang paling berhasil pada tahun 1938 setelah memperoleh lebih $8 juta dalam tayangan pertamanya.

Zaman Keemasan Animasi

Keberhasilan film Snow White memangkinkan Disney untuk membangun kampus baru bagi Walt Disney Studios di Burbank, yang dibuka pada 24 Desember 1939. Snow White bukan saja menandakan puncak keberhasilan Disney, tetapi juga memulai zaman yang dikenal sebagai Zaman Keemasan Animasi bagi Disney.Seluruh pekerja animasi film fitur, setelah menyiapkan filem Pinocchio, melanjutkan pekerjaan untuk film Fantasia dan Bambi, serta tahap awal produksi Alice in Wonderland dan Peter Pan, sementara pekerja film pendek meneruskan pekerjaan mereka untuk kartun Miki, Donal, Gufi dan Pluto, sambil mengakhiri seri Silly Symphonies. Animator Fred Moore mendesain ulang Miki Tikus pada akhir 1930-an, ketika Donal Bebek semakin populer di kalangan penonton dibanding Miki.
Film Pinocchio dan Fantasia mengikut jejak Snow White and the Seven Dwarfs ke bioskop pada tahun 1940, tetapi keduanya dalam hal keuntungan kurang memuaskan. Film Dumbo yang tidak terlalua mahal awalnya dirancang sebagai generator pendapatan, tetapi ketika film ini diproduksi, banyak animator studio berdemo, lantas menegangkan hubungan antara Disney dan artisnya dalam jangka waktu yang lama.

 1941–1945: Selama Perang Dunia II

Segera setelah dirilisnya Dumbo pada Oktober 1941, Amerika Serikat mulai terlibat dalam Perang Dunia II. Tentara AS mengkontrak banyak fasilitas studio Disney. Para pekerja studio membuat film pelatihan dan instruksi untuk militer, atau film pendek peningkat moral seperti Der Fuehrer's Face. Namun, film militer tidak memberikan pendapatan.
Film fitur Bambi dirilis pada April 1942, dan Disney berhasil merilis kembali Snow White pada 1944. Pada tahun 1945, The Three Caballeros adalah film fitur animasi terakhir Disney yang dibuat pada masa perang.

1945–1955: Setelah perang

Studio Disney turut menghasilkan film package murah yang berisi koleksi film kartun pendek, lalu merilisnya di bioskop selama akhir 1940-an. Package ini meliputi Make Mine Music (1946), Melody Time (1948), Fun and Fancy Free (1947) dan The Adventures of Ichabod and Mr. Toad (1949). Film Ichabod and Mr. Toad terdiri dari dua bagian, yang pertama berdasarkan dari The Wind in the Willows karya Kenneth Grahame, diikuti kisah kedua berdasarkan The Legend of Sleepy Hollow oleh Washington Irving. Pada saat itu, Disney juga membuat film dramatik yang menggabungkan live action' dan animasi, seperti Song of the South dan So Dear to My Heart. Selain itu, setelah berakhirnya perang, popularitas Miki Tikus memudar.
Pada akhir 1940-an, studio Disney telah pulih untuk meneruskan produksi film Alice in Wonderland dan Peter Pan yang tertunda akibat perang, lalu memulai produksi film Cinderella, yang menjadi film Disney paling sukses setelah Snow White and the Seven Dwarfs. Studio ini juga memulai serial film live action bertema alam yang berjudul True-Life Adventures pada tahun 1948. Meskipun berjaya melalui film fitur, film animasi pendek Disney tidak selaris dahulu, karena orang mulai memberi perhatian kepada Warner Bros. dan bintang animasinya Bugs Bunny. Namun, sementara Bugs Bunny semakin populer pada 1940-an, Donal Bebek juga semakin populer. Donal juga akan menggantikan Miki sebagai bintang utama Disney pada tahun 1949.
Pada pertengahan 1950-an, Disney memproduksi beberapa film pendidikan mengenai program angkasa dalam kerja sama dengan desainer roket NASA Wernher von Braun: Man in Space dan Man and the Moon (1955), dan Mars and Beyond (1957).

Walt Disney bertemu dengan Wernher von Braun pada tahun 1954.

1955–1966: Taman bermain

Disneyland


Citra Disneyland dari udara.
Ketika melakukan kunjungan bisnis ke Chicago pada akhir 1940-an, Disney menggambar rancangan taman bermain yang diharapkan menjadi tempat pekerjanya menghabiskan waktu dengan anak-anak mereka. Ia mendapatkan ide taman bermain anak-anak setelah mengunjungi Children's Fairyland di Oakland, California. Ide awalnya dikembangkan menjadi konsep untuk perusahaan besar yang menjadi Disneyland. Disney menghabiskan lima tahun mengembangkan Disneyland dan membuka anak perusahaan, yaitu WED Enterprises, untuk melaksanakan perencanaan dan pembuatan taman. Sekelompok kecil pekerja studio Disney bergabung dengan proyek pembangunan Disneyland sebagai insinyur dan perencana yang dijuluki "Imagineers".
Disneyland dibuka secara resmi pada 17 Juli 1955. Salah satu pengunjung yang hadir pada pembukaan adalah Ronald Reagan, Bob Cummings dan Art Linkletter.

Memasuki bidang baru

Walt Disney Productions juga memasuki bidang-bidang hiburan yang lain. Pada tahun 1950, Treasure Island menjadi film fitur all-live-action pertama Disney, diikuti dengan 20,000 Leagues Under the Sea (dalam format CinemaScope, 1954), Old Yeller (1957), The Shaggy Dog (1959), Pollyanna (1960), Swiss Family Robinson (1960), The Absent-Minded Professor (1961), dan The Parent Trap (1961). Studio Walt Disney juga merilis acara TV spesial pertamanya yang berjudul One Hour in Wonderland pada tahun 1950. Disney juga memulai serial antologi mingguan di ABC yang berjudul Disneyland. Pada tahun 1955, dibuatlah acara televisi harian pertama Disney, yaitu Mickey Mouse Club yang disiarkan hingga 1990-an.
Ketika studio diperluas dan didiversivikasikan ke media-media lain, Disney kurang memberi perhatian kepada departemen animasi, mempercayakan kebanyakan operasinya kepada animator penting. Selama hayat Disney, departemen animasi berhasil membuat Lady and the Tramp (dalam format CinemaScope, 1955), Sleeping Beauty (dalam format Super Technirama 70mm, 1959), One Hundred and One Dalmatians (1961) dan The Sword in the Stone (1963).
Setelah tahun 1955, acara TV Disneyland dikenal sebagai Walt Disney Presents, beralih dari hitam ptih ke siaran warna pada tahun 1961, dan mengganti namanya lagi menjadi Walt Disney's Wonderful World of Color, pindah dari ABC ke NBC, dan akhirnya kembali mengganti namanya menjadi The Wonderful World of Disney yang terus disiarkan di NBC hingga diambil alih oleh CBS pada tahun 1981.Semenjak itu, seri antologi Walt Disney telah disiarkan dalam rangkaian ABC, NBC, Hallmark Channel dan Cartoon Network melalui persetujuan hak siar yang terpisah.
Disney telah membentuk divisi penerbitan musiknya pada tahun 1949. Pada tahun 1956, terinspirasi dari keberhasilan The Ballad of Davy Crockett, ia mendirikan Disneyland Records.

Keberhasilan awal 1960-an

Awal 1960-an merupakan keberhasilan bagi Disney, dan Walt Disney Productions menjadi produsen utama hiburan dunia.
Setelah bertahun-tahun berusaha, Disney akhirnya memperoleh hak milik buku-buku P.L. Travers yang berkisah mengenai seorang pengasuh ajaib. Film Mary Poppins yang dirilis pada tahun 1964 merupakan filem Disney paling sukses sepanjang 1960-an.

Kehidupan pribadi

Pada tahun 1925, Disney menikah dengan Lillian Bounds. Usaha pertama mereka untuk memiliki anak berakhir dengan Lillian mengalami keguguran. Selanjutnya, Lillian melahirkan seorang anak perempuan yang bernama Diane Marie Disney pada tanggal 18 Desember 1933. Keluarga Disney juga mengadopsi Sharon Mae Disney (31 Desember 1936 – 16 Februari 1993).

Kematian

Pada akhir 1966, Disney dijadwalkan menjalani operasi leher akibat cedera lama dari bermain polo. Pada 2 November 1966, selama operasi, dokter di Providence St. Joseph Medical Center mendapati bahwa Disney mengidap tumor di paru-paru kirinya. Lima hari kemudian, Disney kembali ke rumah sakit untuk operasi, tetapi tumor telah menyebar. Disney kemudian diberitahu bahwa hidupnya hanya tinggal enam bulan lagi. Pada 30 November 1966, Disney roboh di rumahnya, tetapi berhasil diselamatkan oleh paramedis, lalu dibawa kembali ke rumah sakit, tempat ia menghembuskan napas terakhirnyapada 15 Desember 1966, pukul 9:30 pagi, sepuluh hari setelah ulang tahunnya yang ke-65. Jenazahnya dikremasi pada 17 Desember 1966, lalu abunya disimpan di Forest Lawn Memorial Park di Glendale, California.
Setelah kepergian Walt Disney, Roy Disney menguasai sepenuhnya Walt Disney Productions dan WED Enterprises.

Penghargaan

Academy Award

  • 1932: Best Short Subject, Cartoons for: Flowers and Trees (1932)
  • 1932: Honorary Award for: pembuatan Miki Tikus.
  • 1934: Best Short Subject, Cartoons for: Three Little Pigs (1933)
  • 1935: Best Short Subject, Cartoons for: The Tortoise and the Hare (1934)
  • 1936: Best Short Subject, Cartoons for: Three Orphan Kittens (1935)
  • 1937: Best Short Subject, Cartoons for: The Country Cousin (1936)
  • 1938: Best Short Subject, Cartoons for: The Old Mill (1937)
  • 1939: Best Short Subject, Cartoons for: Ferdinand the Bull (1938)
  • 1939: Honorary Award for Snow White and the Seven Dwarfs (1937)
  • 1940: Best Short Subject, Cartoons for: Ugly Duckling (1939)
  • 1941: Honorary Award for: Fantasia (1940)
  • 1942: Best Short Subject, Cartoons for: Lend a Paw (1941)
  • 1943: Best Short Subject, Cartoons for: Der Fuehrer's Face (1942)
  • 1949: Best Short Subject, Two-reel for: Seal Island (1948)
  • 1949: Irving G. Thalberg Memorial Award
  • 1951: Best Short Subject, Two-reel for: Beaver Valley (1950)
  • 1952: Best Short Subject, Two-reel for: Nature's Half Acre (1951)
  • 1953: Best Short Subject, Two-reel for: Water Birds (1952)
  • 1954: Best Documentary, Features for: The Living Desert (1953)
  • 1954: Best Documentary, Short Subjects for: The Alaskan Eskimo (1953)
  • 1954: Best Short Subject, Cartoons for: Toot Whistle Plunk and Boom (1953)
  • 1954: Best Short Subject, Two-reel for: Bear Country (1953)
  • 1955: Best Documentary, Features for: The Vanishing Prairie (1954)
  • 1956: Best Documentary, Short Subjects for: Men Against the Arctic
  • 1959: Best Short Subject, Live Action Subjects for: Grand Canyon
  • 1969: Best Short Subject, Cartoons for: Winnie the Pooh and the Blustery Day

Penghargaan lainnya